Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat menggelar Salat Istisqa di Siring Laut Kotabaru, Kalimantan Selatan, untuk memohon hujan di tengah musim kemarau panjang. Salat yang dimulai pukul 07.00 Wita itu diikuti jajaran forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis menyebut ibadah bersama itu sebagai ikhtiar sekaligus bentuk kepasrahan kepada Allah SWT.
KOTABARU — Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar Salat Istisqa bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat di Siring Laut Kotabaru, Kalimantan Selatan. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 Wita itu juga diikuti jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Musim kemarau berkepanjangan menjadi latar pelaksanaan ibadah tersebut.
Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis mengatakan Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar sungguh-sungguh sekaligus tindakan kemanusiaan sebagai hamba Allah SWT untuk memohon pertolongan-Nya. Menurut dia, doa bersama itu menjadi salah satu cara yang ditempuh pemerintah daerah bersama warga.
"Salat Istisqa pagi ini adalah bentuk usaha dan kerendahan hati kami sebagai hamba Allah Subhanahu Wataala untuk meminta pertolongan-Nya, memohon agar diturunkan hujan dan membawa berkah bagi daerah dan masyarakat Kotabaru," kata Syairi.
Kemarau Panjang Berdampak ke Air Bersih hingga Peternakan
Musim kemarau yang berkepanjangan berdampak pada berbagai aspek kehidupan warga Kotabaru. Kebutuhan air bersih, pertanian, perkebunan, hingga peternakan turut terdampak. Kondisi itu membuat pemerintah daerah dan Kemenag menggelar ibadah bersama di ruang terbuka.
Salat Istisqa dipandang sebagai kesempatan mendorong masyarakat memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Umat diajak memperbanyak istighfar, bertobat atas segala kesalahan, serta meningkatkan amal dan kebaikan.
Ajakan Menjauhi Kemaksiatan dan Meningkatkan Amal
Syairi mengajak seluruh warga menjauhi segala bentuk kemaksiatan dan ketidakadilan. Ia berharap doa dan usaha bersama diterima oleh Allah SWT.
"Mari kita selalu menjauhi segala bentuk kemaksiatan dan ketidakadilan. Semoga Allah berkenan mengabulkan permohonan kami melalui doa dan usaha bersama," ujarnya.
Ia juga berharap hujan yang turun nantinya memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Selain itu, ia menginginkan hujan membawa keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan bagi seluruh warga Kotabaru.