Pencarian

Bek Timnas Inggris Jarell Quansah Dihukum Dua Laga, Tuchel Kritik Kurangnya Penjelasan FIFA

Minggu, 12 Juli 2026 • 01:56:31 WIB
Bek Timnas Inggris Jarell Quansah Dihukum Dua Laga, Tuchel Kritik Kurangnya Penjelasan FIFA
Jarell Quansah dihukum dua laga oleh FIFA setelah kartu merah di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

KALIMANTAN SELATAN — Kartu merah yang diterima Jarell Quansah saat Inggris menekuk Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2026 berbuntut panjang. FIFA tidak hanya mengonfirmasi sanksi awal satu pertandingan, tetapi menambahnya menjadi dua laga setelah menilai pelanggaran bek berusia 23 tahun itu masuk kategori serius. Artinya, Quansah bakal menjadi penonton saat Inggris berhadapan dengan Norwegia di perempat final, Minggu (12/7) dini hari WIB di Hard Rock Stadium, Miami.

Kritik Tuchel Usai Kemenangan atas Meksiko

Keputusan FIFA ini memicu reaksi keras dari kubu Inggris. Thomas Tuchel sebelumnya sudah melontarkan protes pedas usai laga melawan Meksiko. Manajer asal Jerman itu menilai wasit asal Iran, Alireza Faghani, kurang cakap dalam memimpin pertandingan.

Komentar Tuchel soal wasit itu pun memicu spekulasi bahwa hal tersebut menjadi pemicu bertambahnya hukuman Quansah. Namun, Tuchel membantah anggapan itu. "Saya tidak berpikir demikian. Kami juga tak mendapat penjelasannya," katanya, melansir Sky Sports.

Mengapa Hukuman Bertambah Jadi Dua Laga?

FIFA belum merilis pernyataan resmi mengenai alasan spesifik di balik perpanjangan sanksi Quansah. Namun, sumber internal federasi menyebut bahwa pelanggaran yang dilakukan pemain pinjaman dari Liverpool itu dianggap memiliki unsur kekerasan yang tidak bisa ditoleransi. Tuchel sendiri mengaku tidak mendapatkan klarifikasi langsung dari badan sepak bola dunia tersebut.

"Kami juga tak mendapat penjelasannya," ujar Tuchel, menegaskan kebingungannya atas proses yang tidak transparan.

Kabar Baik: Reece James, Declan Rice, dan Marc Guehi Pulih

Di tengah polemik sanksi Quansah, Tuchel mendapat angin segar dari kondisi skuadnya. Bek kanan andalan, Reece James, yang sebelumnya cedera, sudah kembali berlatih penuh. Situasi ini memberikan opsi taktis bagi Tuchel untuk menambal posisi yang ditinggalkan Quansah.

Selain James, dua pilar penting lainnya juga dinyatakan fit. Declan Rice dan Marc Guehi, yang sempat mengalami sakit usai laga melawan Meksiko, sudah pulih total. "Kami punya beberapa opsi untuk mengisi posisi bek kanan. Kami akan lihat siapa yang paling siap," tambah Tuchel.

Dengan absennya Quansah, lini pertahanan Inggris tetap solid berkat kembalinya pemain-pemain kunci. Pertandingan melawan Norwegia di perempat final Piala Dunia 2026 diprediksi akan berjalan sengit, dan Tuchel harus pintar meramu strategi tanpa salah satu bek mudanya.

Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks