KALIMANTAN SELATAN — Kapten tim, Nafeeza Ayasha Nori, menjadi motor kemenangan Mojang Priangan. Ia membuka keunggulan di babak pertama, kemudian mencetak gol keduanya di babak kedua untuk memastikan kemenangan telak. Satu gol lainnya disumbangkan Raisya Novita Amalia.
Rekor Sempurna dan Nirbobol di Fase Grup
Kemenangan ini membuat Mojang Priangan menyapu bersih tiga pertandingan fase grup dengan koleksi sembilan poin. Lebih impresif lagi, gawang mereka tidak kebobolan satu gol pun sepanjang penyisihan.
Pelatih Imam Sujagad menilai keberhasilan ini tidak lepas dari pemahaman pemain terhadap strategi yang diterapkan. “Pada pertandingan ini Mojang Priangan bermain lebih enjoy dan percaya diri untuk menerapkan game plan. Pemahaman bermain itu sangat penting,” ujar Imam.
Rotasi Arema Berbuah Tiket Semifinal
Di kubu lawan, kekalahan 0-3 tak mengubah nasib Arema FC Women. Mereka tetap lolos sebagai runner-up Grup A dengan koleksi enam poin. Pelatih Nanang Habibi mengaku sengaja merotasi pemain pada laga ini untuk memberikan menit bermain yang merata.
“Tadi kami merotasi beberapa pemain untuk memberikan menit bermain agar semua merasakan atmosfer kompetitif yang sama. Tapi absennya kapten kami membuat pressing kurang maksimal dan distribusi bola terhambat,” kata Nanang.
Ia tetap bersyukur timnya bisa melaju ke semifinal. “Alhamdulillah kami bisa melangkah ke partai semifinal. Jadi setelah ini kami akan recovery dan mengevaluasi pertandingan dari Grup B juga untuk memetakan kekuatan,” tambahnya.
Putri Surakarta Menang, Tetap Tersingkir
Di pertandingan lain Grup A, Putri Surakarta menutup penyisihan dengan kemenangan telak 4-0 atas Putri Tangsel City. Namun hasil tersebut tidak mengubah peta persaingan karena kedua tim sudah dipastikan gagal melaju ke semifinal.
Klasemen akhir Grup A menempatkan Mojang Priangan di puncak dengan sembilan poin, disusul Arema FC Women (6), Putri Surakarta (3), dan Putri Tangsel City (0). Lawan kedua tim di semifinal akan ditentukan setelah pertandingan Grup B rampung pada Jumat (10/7).