Dua rumah milik Suwarto (60) dan satu unit rumah kontrakan di Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, ludes terbakar pada Rabu (9/9) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp300 juta.
TABALONG — Peristiwa kebakaran menghanguskan dua rumah milik Suwarto (60) dan satu unit rumah kontrakan di Kelurahan Pembataan RT 1, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Rabu (9/9) dini hari. Kebakaran juga membakar dua unit sepeda motor milik Suwarto yang berada di dalam rumah.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J. membenarkan kejadian tersebut. "Kebakaran juga menghanguskan dua unit sepeda motor milik Suwarto," jelasnya.
Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Capai Rp300 Juta
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp300 juta.
Rumah kontrakan yang terbakar diketahui dalam keadaan kosong. Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat dari salah satu rumah milik Suwarto yang saat itu sedang ditinggal pemiliknya ke luar kota.
Penyebab Masih Diselidiki, Olah TKP Dilakukan
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap asal mula api.
Enam Instansi Terlibat dalam Pemadaman
Proses pemadaman api melibatkan berbagai pihak, di antaranya BPBD Kabupaten Tabalong, Damkar Pemkab Tabalong, UPBS gabungan wilayah tengah, Rescue Pertamina, AWC Polres Tabalong, serta warga setempat. Kerja sama antarinstansi ini dinilai mempercepat pengendalian api agar tidak merambat ke bangunan lain.
Imbauan Kapolres: Periksa Instalasi Listrik Sebelum Tinggalkan Rumah
Menyikapi kejadian ini, Kapolres Tabalong mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
Warga diminta memastikan seluruh peralatan listrik dan sumber api telah dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah. Langkah sederhana ini dinilai efektif untuk meminimalkan risiko kebakaran yang kerap terjadi saat rumah ditinggal penghuninya.