Pencarian

YBM PLN Kalselteng Latih 15 Pelaku Usaha Gula Aren di Banjar Perbaiki Kemasan dan Mutu Produk

Kamis, 03 September 2026 • 18:32:31 WIB
YBM PLN Kalselteng Latih 15 Pelaku Usaha Gula Aren di Banjar Perbaiki Kemasan dan Mutu Produk
YBM PLN Kalselteng memberikan pelatihan pengemasan dan peningkatan mutu produk kepada 15 pelaku usaha gula aren di Banjar.

Pendampingan ini menghadirkan Zuni Rahma Dewi, S.Pd. dari Pusat Studi Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Materi yang dibahas meliputi pengemasan, identitas produk, kualitas, hingga strategi pengembangan usaha agar produk gula aren lokal mampu menembus pasar yang lebih luas.

Kemasan Jadi Kunci Perluas Pasar

Zuni menekankan bahwa produk berkualitas tidak akan cukup jika tidak didukung kemasan yang informatif dan menarik. Menurutnya, identitas produk yang kuat menjadi nilai tambah tersendiri bagi produk lokal di mata konsumen.

"Produk yang bagus perlu didukung dengan kemasan dan identitas yang baik agar lebih mudah dikenal dan dipercaya konsumen. Ketika UMKM mulai memperhatikan kualitas produk, packaging, serta kebutuhan pasar, peluang untuk berkembang akan semakin terbuka," jelas Zuni.

Ia meminta pelaku usaha mulai melihat produknya dari sudut pandang konsumen. Cara ini dinilai lebih efektif dalam menentukan bentuk pengembangan produk ke depan.

"Pelaku usaha juga perlu mulai melihat produknya dari sudut pandang konsumen. Dengan memahami kebutuhan pasar, UMKM dapat menentukan pengembangan produk dan kemasan yang lebih tepat sehingga memiliki nilai tambah," tambahnya.

Bukan Cuma Bantuan, Targetnya Kemandirian Mustahik

Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan kapasitas UMKM binaan YBM PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UP2D Kalselteng). General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menegaskan arah program ini bukan sekadar pemberian bantuan jangka pendek.

"Tujuan dari program YBM PLN bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi bagaimana mustahik dapat berdaya dan mandiri secara ekonomi. Kami berharap melalui pendampingan yang berkelanjutan, mereka dapat meningkatkan taraf hidup hingga suatu saat mampu menjadi muzaki dan menunaikan kewajiban zakat, sehingga manfaatnya dapat terus mengalir kepada masyarakat lainnya," tutup Iwan.

Program pendampingan ini menjadi rangkaian dari upaya PLN menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan. Fokusnya tidak hanya pada penyaluran dana, tetapi juga pada kualitas pengelolaan usaha agar roda ekonomi mustahik terus berputar.

Ke depan, YBM PLN mengarahkan pembinaan pada penguatan akses pasar dan jaringan distribusi. Dengan begitu, produk gula aren dari Desa Bawahan Pasar diharapkan mampu bersaing di pasar yang lebih kompetitif.

Follow www.halobanjarmasin.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: pojokbanua.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks