KALIMANTAN SELATAN — Kegiatan yang digelar bertepatan dengan bulan kemerdekaan RI ke-81 itu juga menghadirkan hiburan, stan kuliner UMKM, permainan interaktif, dan pengundian doorprize. Sebanyak 1.000 mitra pengemudi dari berbagai platform transportasi online hadir memeriahkan acara.
Apresiasi untuk Penggerak Ekonomi Harian
Pegadaian menilai pengemudi ojek online bukan sekadar penyedia transportasi. Mereka menjadi jembatan antara pelaku UMKM dan konsumen, terutama untuk pengiriman makanan, paket, hingga barang dagangan. Di kota-kota besar, mobilitas harian masyarakat sangat bergantung pada layanan mereka.
“Di era digitalisasi yang dinamis seperti saat ini, pengemudi ojek online memiliki peran penting dalam keseharian kita dengan berbagai jasa yang ditawarkan, termasuk menghubungkan pelaku UMKM dengan konsumen secara cepat dan efisien. Melalui program Pegadaian Peduli di momen perayaan kemerdekaan ini, Pegadaian ingin memberikan dorongan semangat serta manfaat langsung bagi para pengemudi beserta keluarga di rumah,” kata Direktur Jaringan & Operasi PT Pegadaian, Eka Pebriansyah.
Bantuan berupa bahan pokok itu diharapkan meringankan pengeluaran harian pengemudi. Pegadaian juga ingin mempererat hubungan antara komunitas ojol dan berbagai pihak yang terlibat dalam program ini.
Kolaborasi Lintas Sektor di Tengah Semarak Kemerdekaan
Acara ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian UMKM, Pegadaian, BUMN, sektor swasta, pelaku UMKM, serta komunitas dan asosiasi pengemudi ojol. Kolaborasi itu menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi tidak bisa berjalan sendiri-sendiri.
Kementerian UMKM yang menjadi tuan rumah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Stan kuliner yang diisi pelaku usaha kecil menjadi ruang promosi sekaligus ajang memperluas jaringan. Sementara itu, doorprize dan permainan interaktif memberi kesan meriah tanpa meninggalkan tujuan utama.
Bagi Pegadaian, keikutsertaan dalam program ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan. Semangat “mengEMASkan Indonesia” diusung untuk terus mendorong kesejahteraan masyarakat, khususnya pekerja sektor informal.
Pegadaian Perkuat UMKM dan Layanan Emas
Pegadaian sendiri telah tergabung dalam Holding Ultra Mikro bersama BRI dan PNM sejak 2021. Kolaborasi ini diarahkan untuk membantu pelaku UMKM berkembang dan naik kelas. Dengan jaringan yang luas, holding ini mempercepat akses pembiayaan bagi usaha kecil.
Di sisi lain, Pegadaian memperluas layanan berbasis emas. Perusahaan telah memperoleh izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjalankan kegiatan usaha Bulion sejak Desember 2024. Layanan itu mencakup deposito emas, pinjaman modal kerja emas, jasa titipan emas korporasi, dan perdagangan emas.
Produk investasi seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas juga tersedia. Adapun pembiayaan yang ditawarkan meliputi Haji dan Umroh, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan, hingga KUR Syariah.
Seluruh layanan dapat diakses melalui outlet, Agen Pegadaian, dan aplikasi Tring! by Pegadaian yang dikembangkan untuk mendukung ekosistem emas serta transformasi digital perusahaan.
Bantuan sembako untuk ojol hanyalah salah satu wujud nyata Pegadaian dalam mendukung ekonomi rakyat. Di tengah perkembangan digital, perusahaan berkomitmen menghadirkan layanan yang mudah dijangkau tanpa meninggalkan peran sosialnya.