Pencarian

Bunda PAUD Banjarmasin Hj Neli Listriani Tinjau Langsung Program PAUD Holistik Integratif Ceria di Banjarmasin Tengah

Selasa, 01 September 2026 • 20:16:31 WIB
Bunda PAUD Banjarmasin Hj Neli Listriani Tinjau Langsung Program PAUD Holistik Integratif Ceria di Banjarmasin Tengah
Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Hj Neli Listriani, mendampingi anak-anak dalam praktik hidup bersih dan sehat di PAUD/TK Negeri Pembina Banjarmasin Tengah, Senin (31/8/2026).

BANJARMASIN — Program PAUD Holistik Integratif (HI) Ceria yang digaungkan Pemerintah Kota Banjarmasin tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Hj Neli Listriani, turun langsung mendampingi anak-anak di PAUD/TK Negeri Pembina Banjarmasin Tengah, sekolah percontohan untuk inisiatif ini, Senin (31/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Neli Listriani memantau bagaimana konsep Holistik Integratif diterapkan di lapangan. Pendekatan ini memang dirancang agar anak usia dini tidak hanya mendapat pembelajaran di kelas, tetapi juga layanan kesehatan, pemantauan gizi, perlindungan, hingga pola pengasuhan yang baik.

Menyasar Usia Emas Anak Melalui Kolaborasi Lintas Sektor

Program PAUD HI Ceria ini merupakan jawaban atas kebutuhan anak pada periode krusial pertumbuhan, yakni usia 0 hingga 6 tahun. Pada fase yang kerap disebut usia emas ini, pemenuhan kebutuhan esensial anak harus dilakukan secara menyeluruh dan terpadu, melibatkan peran berbagai pihak.

Neli Listriani menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam implementasi program. Dukungan dari orang tua, tenaga pendidik, hingga tenaga kesehatan di lingkungan sekolah sangat dibutuhkan agar setiap aspek perkembangan anak bisa terpantau dengan baik.

Dampingi Anak Praktik Hidup Bersih dan Sehat

Antusiasme anak-anak terlihat jelas saat Bunda PAUD Kota Banjarmasin turut serta dalam berbagai aktivitas harian. Bukan hanya sekadar mengawasi, Hj Neli Listriani juga mendampingi mereka dalam praktik pembiasaan positif, mulai dari memilah sampah, mencuci tangan dengan benar, hingga menggosok gigi.

Momen interaktif ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk belajar mengenal bagian tubuh mereka mana yang boleh dan tidak boleh dipegang orang lain. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan program Makan Bergizi Gratis dari pemerintah pusat yang berjalan di sekolah tersebut.

"Melihat antusiasme anak-anak, kami pun merasa kembali muda dan mengenang masa lalu karena melihat mereka bersemangat dalam belajar memilah sampah, mencuci tangan yang baik dan benar, menggosok gigi, mengenal bagian tubuh mana yang boleh dan tidak boleh dipegang. Hari ini kami mendampingi mereka dalam setiap pembiasaan positif, termasuk menikmati program Makan Bergizi Gratis dari pemerintah pusat," ujar Neli Listriani.

Orang Tua Diajak Paham Pentingnya Prasekolah

Kunjungan ini tidak hanya menyasar anak-anak. Sejumlah orang tua yang hadir juga mendapat materi parenting mengenai pentingnya Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah. Edukasi ini menjadi bekal bagi orang tua sebelum anak memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD).

Neli Listriani mengingatkan bahwa kehadiran orang tua di setiap fase tumbuh kembang anak bernilai sangat penting. Dukungan dan pendampingan sejak dini akan membentuk fondasi karakter serta kesiapan belajar anak yang lebih matang.

Follow www.halobanjarmasin.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalimantanlive.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks