Pencarian

Susur Sungai Martapura dan Standar Keselamatan Kapal Wisata Baru

Senin, 31 Agustus 2026 • 14:42:31 WIB
Susur Sungai Martapura dan Standar Keselamatan Kapal Wisata Baru
Penandatanganan Nota Kesepahaman antara INSA, BKI, Jasaraharja Putera, dan Indonesia Re di sela-sela INSA Yacht Festival 2026 di Benoa, Bali, pada 8 Agustus 2026.

BANJARMASIN – Wisata susur Sungai Martapura dan Pasar Terapung Lok Baintan jadi andalan pariwisata Banjarmasin, dengan tarif mulai Rp10.000 per orang untuk rute singkat Kampung Hijau, atau charter kelotok sekitar Rp450.000 menuju Lok Baintan. Perkembangan wisata sungai ini berbarengan dengan langkah nasional memperketat standar keselamatan kapal wisata.

Kesepakatan Empat Lembaga di Bali

Indonesian National Shipowners' Association (INSA), PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), PT Jasaraharja Putera, dan PT Reasuransi Indonesia Utama (Indonesia Re) menandatangani Nota Kesepahaman dalam rangkaian INSA Yacht Festival 2026 di Benoa, Bali, 8 Agustus 2026, untuk memperkuat standar keselamatan dan pengelolaan risiko kapal wisata secara nasional.

Relevansi untuk Wisata Kelotok

Meski kelotok Sungai Martapura berukuran lebih kecil dibanding kapal wisata laut, prinsip pengelolaan risiko dan keselamatan yang sama tetap relevan — terutama mengingat Pasar Terapung Lok Baintan ramai dikunjungi wisatawan setiap pagi pukul 06.30-08.00 WITA.

Notasi Khusus Kapal Wisata

BKI menerapkan notasi khusus kapal wisata sebagai bagian dari peningkatan standar klasifikasi nasional — langkah yang diharapkan turut mendorong operator wisata sungai lokal semakin memperhatikan aspek keselamatan penumpang.

Bagi wisatawan yang berencana menyusuri Sungai Martapura, penguatan standar semacam ini jadi pengingat penting soal pentingnya memilih operator kelotok yang memperhatikan kapasitas dan kelengkapan keselamatan penumpang.

Follow www.halobanjarmasin.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks