Pencarian

Forkopimda Barito Kuala Turun ke Jejangkit Padamkan Karhutla, 79 Personel Gabungan Disiagakan di Posko Zona 2

Jumat, 28 Agustus 2026 • 15:01:32 WIB
Forkopimda Barito Kuala Turun ke Jejangkit Padamkan Karhutla, 79 Personel Gabungan Disiagakan di Posko Zona 2
Forkopimda Barito Kuala meninjau kesiapan sarana dan prasarana pemadaman di Posko Gabungan Karhutla Zona 2, Jejangkit.

MARABAHAN — Langkah respons cepat dilakukan jajaran Forkopimda Barito Kuala di tengah ancaman kebakaran lahan. Mereka meninjau langsung kesiapan sarana prasarana pemadaman di Posko Gabungan Karhutla Zona 2, sebuah langkah yang dinilai krusial mengingat Kecamatan Jejangkit kerap menjadi salah satu wilayah rawan titik api di musim kemarau.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Desa Sampurna itu dihadiri langsung oleh Bupati Batola Dr H Bahrul Ilmi, Kapolres Batola AKBP Susilawati, serta Dandim 1005/Batola Letkol Inf Anton Mahriadi. Kehadiran para pimpinan tertinggi daerah ini menegaskan bahwa penanganan karhutla menjadi prioritas bersama, bukan sekadar tugas rutin instansi terkait.

Kekuatan 79 Personel dan Dukungan Alat Berat di Posko Zona 2

Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, Posko Gabungan Karhutla Zona 2 dikawal oleh 79 personel. Rinciannya, 34 personel dari Polres dan Polsek jajaran, 20 personel dari Kodim 1005/Barito Kuala, serta 25 personel dari Yonif TP 925/KSW/Wangkang.

Kesiapan alat pun menjadi sorotan utama dalam pengecekan tersebut. Posko disiagakan dengan satu unit mobil pemadam kebakaran (BPK) dari Yonif TP 925/KSW, dua unit mesin Alkon milik Sat Samapta Polres Batola yang telah dilengkapi selang pemadam, serta satu unit tandon air berkapasitas 1.200 liter. Kelengkapan ini menjadi modal utama untuk memastikan respons cepat jika api muncul.

Sinergi TNI-Polri dan Perusahaan dalam Penanganan Karhutla

Yang menarik dari kesiapan ini adalah keterlibatan aktif sektor swasta. Sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Batola turut memberi dukungan penanganan karhutla, sebuah bentuk kolaborasi yang diharapkan mampu mempercepat pemadaman di lapangan.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Pemadaman bersama dilakukan langsung di lapangan oleh personel gabungan setelah rangkaian pengecekan selesai. Langkah ini menunjukkan bahwa seluruh elemen, mulai dari bupati hingga jajaran TNI-Polri, tidak hanya hadir untuk memantau, tetapi juga terjun langsung mengatasi titik api yang berpotensi memicu kabut asap.

Dengan disiagakannya posko dan personel ini, warga Batola diharapkan bisa bernapas lebih lega. Namun, kewaspadaan tetap menjadi kunci utama, mengingat cuaca panas ekstrem masih berpotensi memicu munculnya titik api baru di wilayah rawa dan lahan gambut yang tersebar di Kecamatan Jejangkit dan sekitarnya.

Follow www.halobanjarmasin.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalimantanlive.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks