Kejurprov Biliar Kalsel 2026 Diikuti 114 Atlet, Jadi Seleksi Menuju Pra-PON 2027

Penulis: Toni Haryadi  •  Jumat, 06 November 2026 | 10:18:01 WIB
Atlet biliar putra dan putri mengikuti Kejurprov POBSI Kalsel 2026 di Stars Billiard, Banjarmasin.

BANJARMASIN — Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kalimantan Selatan menggelar Kejuaraan Provinsi di Stars Billiard, Banjarmasin. Kejurprov kali ini bukan sekadar turnamen rutin, melainkan tahap seleksi bagi pebiliar yang akan dipersiapkan menghadapi Pra-PON 2027.

Ketua Panitia Pelaksana Andi Rizky Indrawan menyebut peserta terdiri dari 74 atlet putra dan 42 atlet putri. Komposisi itu tercapai meski dua kabupaten/kota tidak mengirim wakil, yakni Barito Kuala dan Hulu Sungai Selatan, karena pengurusnya sedang demisioner.

"Total peserta ada 114, terdiri dari 74 pria dan 42 atlet putri," ujar Andi.

11 Nomor Dipertandingkan, dari Bola 9 Single hingga Double Mix

Kejurprov mempertandingkan 11 nomor. Kelompok putra meliputi bola 9 single, bola 10 single, bola 9 double, bola 10 double, serta 15 single dan 15 double. Adapun putri turun di nomor bola 9 single, bola 10 single, bola 10 double, serta double mix bola 10 dan bola 9.

Sejumlah peraih medali PON ikut berlaga, antara lain Nurhidayatullah dan Jendy Apriadana. "Hampir semua atlet persiapan Pra-PON turut main, dengan satu atlet absen," kata Andi.

Menurut Andi, tingginya jumlah peserta menunjukkan perkembangan biliar Kalsel yang terus meningkat tiap tahun. Bahkan dengan absennya dua kabupaten/kota, peserta tetap menembus 114 orang.

Biliar Putri Jadi Perhatian Khusus POBSI Kalsel

Ketua Umum POBSI Kalsel H Mustohir Arifin menyebut hasil Kejurprov akan menjadi bagian seleksi menuju Pra-PON 2027. Nomor putri mendapat perhatian khusus karena dinilai mulai berkembang signifikan.

"Biliar putri kita sudah mulai berkembang signifikan karena di nomor ini yang sangat kita harapkan bisa terisi dengan maksimal dari pemain-pemain yang disiapkan masing-masing kabupaten/kota," kata pria yang akrab disapa Haji Imus itu.

Para peraih medali di nomor putri akan dipanggil untuk seleksi lanjutan. Seleksi itu menjadi pintu masuk menuju Pra-PON 2027.

Training Camp di Luar Kalsel Disiapkan untuk Peraih Medali PON

Persiapan menghadapi babak kualifikasi PON juga dilakukan lewat sejumlah agenda. Salah satunya pemusatan latihan atlet peraih medali PON di beberapa provinsi lain untuk mematangkan permainan di nomor masing-masing.

"Semoga nanti di Pra-PON 2027 kita bisa maksimal mendapatkan tiket ke PON. Sudah beberapa agenda dan strategi kita lakukan untuk menyiapkan atlet," ujar H Imus.

Ia tidak menutup kemungkinan munculnya wajah baru di tiap nomor. Jumlah atlet yang disiapkan sekitar 15 hingga 20 orang, dengan peraih medali PON tetap dipertandingkan dan penambahan pemain di nomor yang perlu dibenahi.

Dispora Kalsel: Juara Kejurprov Jadi Atlet Unggulan Provinsi

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kalsel Heru Susmianto menilai Kejurprov berfungsi sebagai syarat sekaligus sarana evaluasi atlet potensial kabupaten/kota. Pembinaan prestasi berjalan berjenjang, dari seleksi di daerah hingga provinsi.

"Atlet-atlet yang juara di Kejurprov ini bisa menjadi atlet unggulan Kalsel untuk level yang lebih tinggi lagi," ucap Heru.

Hasil Kejurprov menjadi salah satu syarat untuk mengikuti event multi event. Dari daftar juara inilah POBSI Kalsel akan memetakan atlet yang layak dibawa ke Pra-PON 2027.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: baritopost.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top