KALIMANTAN SELATAN — Schneider OffGrid PPS330 membawa kapasitas 332 Wh dengan output AC pure sine wave 300 watt, cukup untuk menyalakan rice cooker mini hingga mengisi smartphone 21 kali. detikINET menjajal perangkat ini selama camping 2 hari 1 malam dan baterainya hanya berkurang 15-20 persen. Bobot 3,3 kg membuatnya lebih pas untuk road trip atau campervan ketimbang pendakian gunung.
Portable power station ini menyediakan dua soket AC, tiga USB-A, satu USB-C Power Delivery 60 watt, output 12V, dan wireless charging 15 watt di bagian atas. Kombinasi port sebanyak itu membuat PPS330 bisa menyalakan lampu tenda, mengisi kamera, drone, dan laptop secara bergantian tanpa perlu rebutan colokan.
Dimensi PPS330 tercatat 15,3 x 16,3 x 22,3 cm dengan pegangan di bagian atas yang memudahkan perangkat dipindahkan dari bagasi mobil ke dalam tenda. Bobotnya sekitar 3,3 kg.
Selama lokasi camping masih dekat area parkir, bobot tersebut tidak jadi masalah. Persoalan muncul ketika harus berjalan cukup jauh sambil membawa tenda dan perlengkapan lain. Dari pengalaman pengujian, PPS330 lebih cocok untuk camping, road trip, atau campervan ketimbang dibawa mendaki gunung.
Pengujian dimulai dengan baterai penuh 100 persen. Selama 2 hari 1 malam, PPS330 dipakai mengisi smartphone, powerbank, lampu, dan senter. Beberapa perangkat sempat diisi bersamaan tanpa gangguan berarti.
Setelah dua hari pemakaian, baterai hanya berkurang sekitar 15-20 persen. Artinya masih tersedia sekitar 80-85 persen daya ketika camping selesai. Hasil ini perlu dilihat dari pola penggunaan: beban yang ditenagai sebagian besar perangkat berdaya rendah, bukan peralatan 200-300 watt yang menyala terus-menerus.
Schneider mengklaim baterai 332 Wh PPS330 dapat mengisi smartphone sekitar 21 kali, kamera 19 kali, Nintendo Switch 16 kali, drone 15 kali, tablet sembilan kali, dan laptop sekitar 11 kali. Angka sebenarnya bergantung pada kapasitas baterai tiap perangkat dan cara pemakaian.
Laporan pengguna di luar negeri menunjukkan daya tahan serupa. Seorang pengguna melaporkan PPS330 menghabiskan sekitar 45 persen baterai dalam perjalanan camping dua hari dua malam setelah dipakai beberapa orang untuk mengisi smartphone dan perangkat lain. Pola penggunaan berbeda, jadi hasil tersebut tidak bisa dibandingkan langsung dengan pengujian ini.
Pembeda utama PPS330 dari powerbank biasa adalah output AC pure sine wave 300 watt. Dengan soket AC tersebut, perangkat bercolokan listrik seperti rice cooker mini berdaya sekitar 200 watt masih bisa dinyalakan, selama total beban tidak melewati kapasitas output.
Fitur wireless charging 15 watt di bagian atas ternyata lebih berguna dari perkiraan awal. Smartphone cukup diletakkan di atas power station tanpa perlu mencari kabel di dalam tenda.
Di bagian depan terdapat layar LCD yang menampilkan persentase baterai, daya input dan output, hingga perkiraan waktu penggunaan. Layar ini membantu saat camping di malam hari karena informasinya tetap mudah dibaca dalam kondisi minim penerangan.
Di belakang tersedia lampu LED dengan dua tingkat kecerahan dan mode SOS. Selama digunakan di sekitar tenda, tidak terasa suara kipas maupun panas yang mengganggu.
Schneider menyediakan beberapa metode pengisian baterai. Berdasarkan data perusahaan, adaptor AC membutuhkan sekitar 5,9 jam, USB-C sekitar 5 jam, kombinasi USB-C dan adaptor sekitar 3,3 jam, sedangkan panel surya 100 watt sekitar 3,7 jam dalam kondisi ideal.
Panel surya sempat dicoba saat camping, tetapi lokasi pengujian kurang mendapat sinar matahari sehingga performa solar charging belum teruji maksimal. Efektivitas panel surya memang sangat bergantung pada kondisi lingkungan. Panel PSP100 yang kompatibel dengan PPS330 memiliki daya puncak 100 watt dan efisiensi sel 23 persen.
Kapasitas 332 Wh menempatkan PPS330 di segmen menengah, di antara powerbank besar dan power station kelas 500 Wh ke atas. Untuk pengguna Indonesia yang rutin camping, road trip, atau bekerja dari campervan, perangkat ini menawarkan kombinasi port lengkap dan output AC yang tidak dimiliki powerbank konvensional.
Catatan utamanya tetap bobot 3,3 kg dan keterbatasan output 300 watt. Perangkat seperti kompor listrik atau alat berdaya besar lain belum bisa dijalankan. Pengisian ulang juga perlu direncanakan, terutama jika perjalanan berlangsung lebih dari dua hari tanpa akses listrik.
Setelah dipakai camping 2 hari 1 malam, Schneider OffGrid PPS330 lebih tepat disebut sumber listrik portabel ketimbang powerbank berukuran besar. Kapasitas 332 Wh terbukti lebih dari cukup untuk pola penggunaan pengujian ini.