Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi 5 Korban KM Virgo Transport 8, Total 25 Jenazah Terverifikasi

Penulis: Udin Syamsul  •  Sabtu, 26 September 2026 | 13:21:02 WIB
Tim DVI Polda Kalsel mengidentifikasi lima jenazah KM Virgo Transport 8, seluruhnya laki-laki.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan bersama Pusdokkes Polri mengidentifikasi lima korban KM Virgo Transport 8 pada Jumat malam, seluruhnya laki-laki. Empat korban berasal dari Jawa Timur dan satu dari Jawa Tengah, sehingga total jenazah yang berhasil dikenali mencapai 25 orang dari 45 jasad yang diterima RS Bhayangkara Banjarmasin.

BANJARMASIN — Identifikasi lima jenazah KM Virgo Transport 8 dilakukan melalui pemeriksaan ciri medis, properti yang melekat pada tubuh, kondisi gigi, serta pencocokan sidik jari. Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti menyebut seluruh korban berjenis kelamin laki-laki.

Kelima korban yang berhasil dikenali adalah Mahmud Sahudi (43) asal Jember, Taruno Hidayat (47) asal Madiun, Ibnu Darmawan (24) asal Kediri, Purkam (64) asal Tulungagung, dan Dwi Priyambodo (36) asal Kebumen, Jawa Tengah.

Metode Identifikasi: Ciri Medis hingga Sidik Jari

Tim DVI tidak hanya mengandalkan pengenalan visual. Pemeriksaan menyeluruh terhadap ciri medis, properti pribadi yang masih menempel, struktur gigi, dan sidik jari menjadi dasar penetapan identitas kelima jenazah.

"Rata-rata jasad teridentifikasi dari ciri medis, properti, gigi dan sidik jari," kata Hastry di Banjarmasin, Jumat malam.

Pendekatan berlapis ini diperlukan karena kondisi jenazah korban kecelakaan laut umumnya sudah mengalami perubahan signifikan, sehingga verifikasi tunggal tidak cukup untuk memastikan identitas secara akurat.

25 dari 45 Jenazah Sudah Teridentifikasi

Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Much Sofwan merinci hingga saat ini 25 korban telah teridentifikasi. Sementara 20 orang lainnya masih dalam proses pencocokan data dari total 45 jenazah yang diterima RS Bhayangkara Banjarmasin.

Data ante mortem dari keluarga menjadi kunci percepatan identifikasi. Sofwan menyampaikan terima kasih kepada keluarga korban yang telah menyerahkan informasi kondisi korban semasa hidup.

"Terima kasih kepada keluarga yang telah memberikan data ante mortem yang menggambarkan kondisi korban di masa hidup," katanya.

Harapan agar Seluruh Korban Segera Ditemukan

Tim DVI masih menunggu kedatangan jenazah korban lain yang belum ditemukan. Sofwan memohon doa dan dukungan dari semua pihak agar proses identifikasi berjalan lancar hingga tuntas.

Ia juga mengimbau kerja sama keluarga korban untuk segera melengkapi data ante mortem yang dibutuhkan, terutama bagi jenazah yang belum berhasil dikenali.

Proses identifikasi lanjutan akan terus dilakukan selama jenazah masih diterima di RS Bhayangkara Banjarmasin, dengan prioritas mempercepat pencocokan data bagi 20 korban yang belum terverifikasi.

Reporter: Udin Syamsul
Sumber: kalsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top