KALIMANTAN SELATAN — Kedua mobil sama-sama berpenggerak all-wheel drive dengan dua motor listrik. Data yang dipakai adalah hasil tes resmi Car and Driver, bukan klaim pabrikan—termasuk akselerasi 0-60 mph, pengereman 70-0 mph, dan range highway 75 mph.
Hyundai membawa motor listrik dengan output gabungan 641 hp, lebih tinggi dari Porsche yang 563 hp. Bobotnya juga lebih ringan: 4.849 pon berbanding 5.426 pon. Hasilnya, rasio power-to-weight Ioniq 5 N 7,6 pon per hp, sedangkan Macan 9,3 pon per hp.
Di tes 0-60 mph, Ioniq 5 N mencatat 3,0 detik, sementara Macan butuh 3,3 detik. Jarak melebar di quarter-mile: Hyundai 11,1 detik, Porsche 11,6 detik. Untuk penggunaan harian, perbedaan ini terasa hanya jika Anda sering berhenti dan melaju dari posisi diam—di jalan tol, keduanya punya respons yang sama-sama tajam.
Meski lebih berat, Macan GTS Electric berhenti dari 70 mph dalam 148 kaki, lebih pendek dari Ioniq 5 N yang butuh 153 kaki. Cakram depan 15,7 inci di kedua mobil, tapi kalibrasi ABS dan ban Corsa PZC4 membuat Porsche lebih percaya diri saat rem mendadak.
Di skidpad, Macan mencetak 0,99 g dengan ban opsional Pirelli P Zero Corsa PZC4. Hyundai dengan Pirelli P Zero PZ4 Elect mencatat 0,96 g. Catatan penting: saat Macan memakai ban Michelin Pilot Sport EV yang lebih setara dengan milik Hyundai, cengkeramannya turun ke 0,94 g—artinya keunggulan grip Porsche sebagian besar berasal dari ban.
Baterai Macan lebih besar, 95 kWh vs 84 kWh, dan hasilnya signifikan. Range EPA Porsche 294 mil, Hyundai hanya 221 mil. Di tes highway 75 mph yang lebih realistis, Macan tetap mampu menempuh 290 mil, sementara Ioniq 5 N cuma 190 mil—beda lebih dari 160 km untuk pemakaian jalan tol.
Kecepatan charging rata-rata saat pengisian 10-90 persen juga berbeda: Porsche 148 kW, Hyundai 129 kW. Dalam perjalanan jauh, Macan akan lebih jarang berhenti dan mengisi lebih cepat.
Ioniq 5 N menang di ruang kargo: 26 kaki kubik di belakang kursi baris kedua, jauh lebih lega dari Macan yang hanya 17 kaki kubik. Hyundai juga lebih ringan 577 pon, yang terasa saat bermanuver di jalan sempit atau parkir.
Kekurangan Ioniq 5 N: range pendek dan charging lebih lambat. Untuk pemakaian dalam kota, ini tidak masalah. Tapi untuk perjalanan antar kota, Anda akan berhenti lebih sering dan lebih lama dibanding pengguna Macan.
Kekurangan Macan: harga hampir dua kali lipat, ruang kargo sempit, dan bobot yang membuatnya terasa besar saat dipaksa kencang di tikungan. Fitur standar seperti kursi listrik dan sistem audio premium memang lebih lengkap, tapi itu tidak menutup fakta bahwa Anda membayar mahal untuk efisiensi dan pengereman, bukan untuk kecepatan murni.
Kalau kebutuhan utama Anda adalah mobil listrik harian yang cepat, ringkas, dan murah—dengan kompromi range—Ioniq 5 N adalah pilihan rasional. Anda dapat performa supersport dengan harga SUV menengah.
Macan GTS Electric cocok untuk Anda yang menginginkan SUV listrik dengan efisiensi tinggi, pengereman kuat, dan siap dipakai touring jauh. Bayar lebih untuk range dan charging, bukan untuk akselerasi—karena di sektor itu, Hyundai yang lebih murah menang telak.