BARABAI — Nama Muhammad Azka Faroji kini menjadi buah bibir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Remaja kelahiran 31 Juli 2011 ini berhasil membawa pulang gelar juara pertama O2SN tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 untuk cabang atletik. Yang menarik, ia baru serius berlatih sejak duduk di bangku kelas VIII semester pertama tahun 2025.
Azka tidak pernah bercita-cita menjadi atlet sejak kecil. Ketertarikannya muncul secara tidak sengaja setelah seorang teman mengajaknya mencoba olahraga atletik. “Awalnya saya dikenalkan teman. Setelah mencoba, saya merasa atletik itu seru dan menyenangkan,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).
Kesempatan mengikuti seleksi O2SN yang digelar oleh sekolah menjadi pintu masuk pertama baginya. Tanpa ragu, ia mengambil kesempatan itu dan mulai menjalani latihan secara disiplin.
Dalam waktu sekitar enam bulan, Azka membuktikan bahwa kerja keras bisa mengalahkan keterbatasan pengalaman. Setiap sesi latihan ia jalani dengan fokus, baik untuk meningkatkan kemampuan fisik maupun membangun mental bertanding.
Hasilnya, pada O2SN tingkat provinsi, ia tampil meyakinkan dan keluar sebagai juara pertama. Momen saat namanya diumumkan menjadi pengalaman paling berkesan baginya. “Saya sangat senang sekali ketika diumumkan menjadi juara satu. Itu menjadi momen yang paling berkesan bagi saya,” katanya.
Menghadapi kompetisi tingkat provinsi bukan perkara mudah. Namun, Azka memilih untuk tidak larut dalam rasa gugup. Ia mengandalkan kepercayaan diri dan keyakinan terhadap hasil latihan yang telah ia jalani. “Saya mengatasinya dengan yakin pada kemampuan sendiri,” tuturnya.
Prestasi di tingkat provinsi membuat Azka semakin termotivasi. Kini, ia mulai mempersiapkan diri untuk O2SN tingkat nasional. Targetnya jelas: kembali menjadi juara satu. “Target saya di tingkat nasional adalah bisa menjadi juara satu lagi,” ucapnya optimistis.
Di luar olahraga, Azka bercita-cita menjadi tentara. Namun, impian terbesarnya adalah menjadi atlet internasional yang bisa mengharumkan nama Indonesia. Ia juga memiliki hobi menggambar dan menjadikan Dina Aulia sebagai atlet inspirasinya.
Bagi Azka, prestasi tidak datang secara instan. Dibutuhkan kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah. “Tetap semangat, jangan menyerah, dan terus berusaha. Kalau kita sungguh-sungguh, insyaallah kita bisa meraih prestasi,” pesannya. (AS/KW)